PENENTUAN STP PASAR

Penentuan STP Pasar 

1. Konsep Inti STP

STP merupakan pendekatan pemasaran yang menyatukan tiga tahapan yaitu segmentasi pasar, selanjutnya menentukan target dari segmen yang paling menguntungkan dan memposisikan produk dengan cara yang bernilai untuk dijual. STP sendiri berfokus pada pendekatan audien bukan pendekatan produk. Pendekatan ini fokus pada pemilihan segmen yang bernilai bagi bisnis. Sehingga penyampaian pesan lebih relevan pada segmen audiens tersebut. Pendekatan STP dapat digunakan pada semua jenis produk baik jasa maupun barang dan juga pemasarannya offline atau online. Implementasi STP berkaitan dengan perencanaan, tindakan, pengaplikasian pemasaran produk dengan menganalisis keadaan umum perusahaan baik internal maupun eksternal.

STP marketing sendiri merupakan pendekatan atau model yang populer diterapkan banyak perusahaan dalam merancang strategi pemasaran. Beberapa kelebihan dari model Segmentation Targeting Positioning adalah:

  • Mengarahkan dan memberi fokus pada strategi pemasaran seperti dalam penerapan targeted advertising, pengembangan produk baru atau diferensiasi brand dengan mengalokasikan sumber daya untuk segmentasi target. 
  • Mengidentifikasi peluang pertumbuhan pasar dengan melihat pelanggan baru dan penggunaan produk.
  • Mencocokan sumber daya perusahaan yang efektif dan efisien untuk menargetkan segmen pasar yang menjanjikan return on marketing investment  yang lebih besar.
  • Meningkatkan posisi perusahaan menjadi lebih kompetitif.

2. Konsep Nilai Pelanggan 

Nilai pelanggan merupakan ikatan antara produsen dan pelanggan berupa manfaat ekonomis, fungsional dan psikologis yang bersumber dari konsekuensi pelanggan menggunakan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Nilai pelanggan dapat ditentukan oleh dua aspek, biaya (cost) dan manfaat (benefit). Biaya termasuk uang, waktu, tenaga dan psikologis. Sedangkan manfaat termasuk produk, layanan/jasa, pribadi dan image. Menurut Kotler dan Armstrong (2008), terdapat empat manfaat yang diperoleh dalam menciptakan nilai pelanggan yaitu menciptakan kesetiaan dan retensi pelanggan, menumbuhkan pangsa pasar, membantu ekuitas pelanggan, serta membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang tepat. 

A. Pasar Grosir, Pengecer, dan Eksportir 

1. Grosir 
Grosir adalah penjualan barang kepada pengecer, pedagang besar, perusahaan industri, lembaga pemerintah, lembaga swasta, dan lain sebagainya. Kegiatan perdagangan yang ada pada grosir memiliki jumlah yang besar dan berhubungan langsung dengan produsen. Kegiatan perdagangan grosir ini menjadikan harga barang yang diperdagangkan lebih murah daripada harga pasar. Banyak konsumen yang merasa puas membeli kebutuhan rumah tangga dalam jumlah yang banyak, apalagi dengan harga yang lebih murah. Berdasarkan luas jangkauan grosir dibagi menjadi beberapa jenis antara lain :
  • Grosir Lokal: Grosir yang unit kegiatannya meliputi suatu kota tertentu. Misalnya grosir tingkat kabupaten. 
  • Grosir Wilayah: Grosir yang batasan kegiatannya cenderung lebih luas, biasanya melayani kegiatan jual beli antar provinsi.
  • Grosir Nasional: Grosir yang memiliki luas daerah pemasaran meliputi suatu negara.
2. Pengecer 
Pengecer atau yang biasa disebut ritel merupakan cara memasarkan produk yang meliputi semua aktivitas dengan melibatkan penjualan produk secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan non-komersial. Pengecer melakukan pembelian produk dalam jumlah besar dari produsen baik secara langsung maupun melalui grosir yang kemudian dijual kembali dalam jumlah kecil.

3. Eksportir 
Eksportir merupakan penjualan produk ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas, dan syarat lainnya yang telah disetujui oleh eksportir dan importir. Secara umum, proses eksportir mengacu pada tindakan mengeluarkan produk dari wilayah suatu negara untuk diimpor ke negara lain. Ekspor barang yang besar memerlukan intervensi dari bea cukai negara pengirim dan penerima. Setiap negara memiliki peraturan dan ketentuan perdagangan yang berbeda-beda. Khusus ekspor komoditas pertanian dan perikanan di indonesia sebagaian besar tidak memiliki ketentuan dan syarat yang terlalu rumit bahkan pemerintah saat ini mempermudah setiap perusahaan untuk mengekspor hasil pertanian dan perikanannya ke luar negeri.

B. Pelanggan Lokal, Nasional, dan Internasional 

1. Pelanggan Lokal 
Pelanggan lokal adalah pelanggan yang berasal dari sekitaran tempat produksi atau dalam suatu wilayah yang sama seperti satu kecamatan atau kabupaten.
2. Pelanggan Nasional 
Pelanggan nasional adalah pelanggan yang mencakup seluruh wilayah dalam satu negara.
3. Pelanggan Internasional 
Pelanggan internasional merupakan  pelanggan yang berasal dari negara lain.

3. Segmenting 

Segmentasi pasar merupakan suatu kegiatan dalam membagi pasar berdasarkan karakteristik, daya beli, dan permintaan konsumen yang berbeda dalam situasi pasar tertentu. Segmentasi pasar bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dengan menghasilkan produk yang yang sangat dibutuhkan konsumen. Syarat segmentasi pasar adalah harus terukur, logis dan layak, target segmentasi yang ingin dicapai, pasar terdiversifikasi tetapi tetap luas. Prosedur dalam melakukan segmentasi pasar adalah sebagai berikut :
  • Mengumpulkan informasi mengenai produk, persaingan dan konsumen.
  • Mempelajari konsumen yang ingin dilayani dan menentukan basis segmentasi yang akan ditentukan.
  • Mengaplikasikan metodologi untuk mengidentifikasi sejumlah segmen.
  • Membuat profil konsumen pada masing-masing segmen.
  • Memilih target segmen yang paling potensial.
  • Mengembangkan program-program pemasaran yang konsisten dengan yang dipilih melalui program marketing mix.
  • Melakukan evaluasi dengan perbaiki program-program yang belum sejalan dengan kebutuhan segmen.

4. Targeting 

Targeting merupakan tindakan mengevaluasi kepentingan dan minat masing-masing segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan dijadikan sasaran atau target pasar. Target pasar mengacu pada kelompok pelanggan potensial yang telah dipilih perusahaan melalui segmentasi. Terdapat beberapa strategi dalam malakukan targeting yaitu : 
  • Undifferentiated targeting strategy menjelaskan bahwa strategi ini ditujukan untuk pasar besar dengan kebutuhan yang serupa. 
  • Differentiated targeting strategy menjelaskan bahwa perusahaan memproduksi berbagai produk dengan masing-masing ciri yang berbeda.
  • Concentrated targeting strategy adalah perusahaan hanya berfokus menawarkan jenis produk tertentu dalam satu segmen yang dinilai paling berpeluang pasar.
  • Custom targeting strategy ditujukan pada pendekatan konsumen yang bersifat  individual.

5. Positioning 

Posisi pasar adalah suatu kegiatan kegiatan yang bertujuan untuk merancang suatu produk dan bauran pemasaran untuk menciptakan kesan yang mudah diingat konsumen. Posisi pasar dilakukan untuk menempatkan produk dipasar agar terlihat berbeda dan terpisah dari merk pesaing serta memposisikan produk sehingga keunikan tertentu produk dapat disampaikan kepada pelanggan. Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam melakukan posisi pasar :
Positioning berdasarkan atribut. Pemilihan atribut yang dijadikan basis positioning harus berdasarkan pada tujuh kriteria yaitu derajat kepentingan, keunikan, superioritas, dapat dikomunikasikan, tidak mudah ditiru, terjangkau, profitability.
  • Positioning berdasarkan harga dan kualitas. Positioning ini mencipatakan kesan berkualitas tinggi melalui harga tinggi atau sebaliknya menekankan harga murah sebagai indikator nilai.
  • Positioning yang didasarkan atas aspek penggunaan atau aplikasi.
  • Positioning berdasarkan pemakaian produk dengan mengaitkan produk dengan tipe konsumen.
  • Positioning berdasarkan kelas produk tertentu.
  • Positioning berdasarkan pada posisi persaingan terhadap pesaing utama.
  • Positioning berdasarkan manfaat. Beberapa bentuk manfaat produk yang dapat ditonjolkan antara lain waktu, kemudahan, kejelasan, kejujuran, kenikmatan, murah, jaminan dan sebagainya. Manfaat dapat bersifat ekonomis (murah, wajar, sesuai dengan kualitas), fisik (tahan lama, bagus, enak dilihat).


Nama : Ahmad Alwi Rafi'u Agastya
NIM : 180321100053
Mata Kuliah : Manajemen Pemasaran - B

Komentar

Postingan Populer